Mayat Pria Ditemukan di Dalam Tedmon Air di Bayung Lencir, Polisi Lakukan Penyelidikan
Muba – SN- Warga Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah tedmon air pada Jumat (02/01/2025). Peristiwa tersebut saat ini telah ditangani pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Penemuan mayat tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 WIB di Dusun Patin, Desa Suka Jaya, Kecamatan Bayung Lencir. Korban berjenis kelamin laki-laki dan hingga kini belum diketahui identitasnya (Mr. X).
Berdasarkan informasi di lapangan, penemuan bermula ketika seorang warga mencurigai banyaknya lalat yang berkerumun di atas tedmon air milik warga serta tercium bau tidak sedap. Warga kemudian naik ke atas tedmon dan menemukan sesosok mayat di dalamnya.
“Awalnya warga merasa curiga karena banyak lalat dan bau menyengat dari arah tedmon. Setelah dicek, ternyata di dalamnya terdapat sesosok mayat,” ungkap salah satu warga setempat.
Kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.
Kasi Humas Polres Musi Banyuasin IPTU Hutahean, SM, mewakili Kapolsek Bayung Lencir AKP Tiyan Kalingga, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Korban Mr. X ini masih kami lakukan penyelidikan terkait penyebab kematiannya di dalam tedmon air. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke pihak berwajib,” ujar IPTU Hutahean.
Sementara itu, di hari yang sama sekitar pukul 18.30 WIB, peristiwa kematian juga terjadi di Pondok Rumah Makan Dolok Martimus, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir. Seorang pria bernama Nurdin Nasution (41), berprofesi sebagai sopir, ditemukan meninggal dunia di lokasi tersebut.

Korban diketahui beralamat di RT 06 RW 014 Griya Pancoran Mas Blok C5, Desa Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas.
Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya hendak dibangunkan namun tidak memberikan respons. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bayung Lencir untuk dilakukan pemeriksaan medis.
“Hasil pemeriksaan luar oleh dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka di tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung,” jelas IPTU Hutahean.
Pihak Rumah Makan Dolok Martimus selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bayung Lencir.
Hingga saat ini, kedua peristiwa kematian tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian guna memastikan penyebab kematian dan langkah-langkah selanjutnya sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melapor kepada aparat berwenang apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar.(*)
-











