OPINI  

Issue Ijazah Jokowi yang Dilontarkan Effendi Gazali Bisa Ciptakan Kericuhan Publik

Telah habis energi anak bangsa dengan seringnya menyaksikan kebohongan dari kepentingan segelintir orang

Satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka 2026

OPINI, StraightNews.id – Publik kiranya dapat lebih berhati-hati lagi dalam menanggapi berbagai macam penggiringan isu yang terjadi belakangan ini. Seperti hal baru ini saja terlihat jelas, seorang figur akademisi Effendi Gazali beberapa waktu lalu, mengomentari bahwasanya pemerintahan Prabowo-Gibran tidak akan sanggup menuntaskan masalah terkait polemik ijazah Jokowi, Effendi menyebutkan, bahkan hingga tahun 2036.

Komentar seperti ini sangat berpotensi melemahkan kepercayaan publik. Sejak awal issue yang memerihalkan ijazah Joko Widodo sudah tak memiliki landasan kebenaran apapun dan mengada-ngada.

Kembali pada pernyataan Effendi Gazali, ini pun terang dan jelas sekali dapat menjadi penyebab munculnya kericuhan di tengah masyarakat, merusak kepercayaan publik, lebih jauh menjadi sebagai ancaman untuk bangsa disaat presiden Prabowo tengah sibuk menata dan menunjukkan keberhasilan yang nyata sejauh ini satu tahun perjalanan kepemimpinan Prabowo-Gibran di segala sektor, terutama perbaikan tata kelola ekologi nasional, juga penyelamatan kekayaan uang negara dengan terungkapnya kasus-kasus korupsi yang jumlahnya triliunan yang berhasil dikembalikan kepada rakyat.

Khalayak ramai pun telah mengikuti kasus yang tidak berkesudahan belakangan ini mengeluhkan telah banyak menyita energi, pada akhirnya pun mulai diketahui kericuhan yang terjadi hanyalah agenda politik kekuasaan yang dioperasikan oleh segelintir orang, tidak ada kaitannya dengan kinerja Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Effendi Gazali sebelum ini selain sebagai akademisi bidang komunikasi publik, ialah adalah seorang pembuat isu, “issue maker” yang cukup sering menciptakan kegaduhan dengan tujuan sempit, dirinya hanya dijadikan sebagai corong kepentingan sponsor disaat negeri ini tengah dilanda pemulihan di banyak sektor, seperti bencana ekologi, hingga penyelamatan kekayaan negara untuk kesejahteraan rakyat yang selama ini diabaikan.

Rakyat Indonesia tak ada waktu untuk menggubris hal-hal seperti Effendi Gazali katakan.(#)

KETERANGAN FOTO: Satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, 2025-2026. (SETWAPRES)

Aljon Ali Sagara, S.Sos., C.IPL., C.PSH
Pengamat Sosio-Politik Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *