
JAKARTA, StraightNews.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat bersama Dinas Koperasi UMKM Industri Perdagangan melakukan langkah strategis di tahun 2026 dengan membangun sinergitas bersama, antara Komunitas Bengkel Las Indonesia (KBLI) dan KAUNSOED (Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman) Priangan Timur, Jawa Barat.
Sekretaris Jenderal KBLI Nirwan Lesmana, dalam keteranganya menjelaskan kalau, jumpa silaturahmi ini akan dihadiri oleh insan pengelasan, yang terdiri dari para pengusaha bengkel las, juga juru las se Kota Tasikmalaya (Tasik).
“Giat silaturahmi, pada Februari 2026 yang akan kami laksanakan adalah tak lain bertujuan menghimpun seluruh potensi insan pengelasan, yang terdiri dari semua pengusaha bengkel las dan juru las untuk bersinergi dalam kolaborasi bersama pemerintah kota dalam hal ini Tasikmalaya,” kata Nirwan Lesmana, Jumat (16/1/2026).
Sedikit menengok kembali potensi pengelasan di Tasik masa terdahulu, dikatakan Nirwan, selain Tasik, sejumlah daerah seperti Kota Garut, Ciamis, dan Pangandaran pun juga dikenal masyarakat luas akan hasil las nya yang berkualitas. Masyarakat Tasik umumnya memiliki usaha bengkel las, bahkan sudah banyak juga yang telah memiliki toko besi, mulai dari usaha kecil rumahan, sampai yang skala besar menengah dan megah.
“Kepiawaian teknis juru las disini, skill weldingnya turun-temurun diwariskan dari tradisi teknik mengelas orang tuanya sejak masih muda, dalam keluarga mereka membuka toko bengkel las kecil depan rumah Itulah sebabnya tak heran bila kualitas hasilnya baik karena terus terasah sejak lama, kini menjadi karya kebanggan masyarakat di banyak daerah, bahkan Jakarta,” terang Nirwan.

TENTANG EVENT TASIK MANYALA
‘Tasik Manyala’ diagendakan pelaksanaannya pada awal bulan Februari dengan semangat giat silaturahmi pengusaha bengkel las dan juru las di Kota Tasikmalaya sekitarnya, pada hari Rabu, 4 Februari 2026, jam 09.00 WIB pagi, di Gedung PPIK Jl. Letjen Mashudi, Kelurahan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Acara akan dimeriahkan dengan ‘Lomba Seni Daur Ulang Besi Bekas’ hasil karya bengkel las dan juru las, karya akan dinilai dan diseleksi ketat oleh panitia sebagai karya terbaiklah yang akan dinyatakan sebagai pemenang, tersedia hadiah yang menarik persembahan dari Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan ST., MBA.
Dalam keterangan resmi, dikatakan Walikota Viman Alfarizi, bahwasanya, “Potensi skill SDM bidang pengelasan di Tasik, sudah terbilang baik. Oleh karena itu saya ingin menggedor hati para pengusaha dan pekerja bengkel las, untuk segera memasarkan jasanya dan meningkatkan terus skill ‘Urang Tasik’ agar bisa menghasilkan produk-produk lokal terbaik kebanggaan Kota Tasik,” jelas Viman usai jamuan makan siang bersama.
Turut hadir dalam peninjauan lokasi kegiatan di Gedung PPIK Kota Tasik, Kepala Dinas Industri Perdagangan Sofian Zaenal Mutaqien S.STP., MSi, dan Kepala Bidang Industri (Pendukung kinerja bengkel las di Tasikmalaya) Ramdhan, S.Pt., M.T.
Dikatakan oleh Ramdhan, “Bahwasanya pada acara nanti juga turut dideklarasikan wadah untuk para welder dalam ‘Welder Club Tasik’, kepesertaannya terbuka untuk semua juru las di Tasik dengan persyaratan hanya dengan melampirkan foto KTP, maka sudah bisa bergabung, tujuannya bersilaturahmi sambil berbagi pengalaman dalam bidang usaha jasa pengelasan,” ujar Ramdhan.
SEKJEND KBLI
Sekjend KBLI, Nirwan Lesmana menjelaskan, pada setiap hasil karya yang terkumpul lainnya, akan dilakukan finising dan dipoles lebih dulu, kemudian akan dipamerkan pada ruang display produk UMKM dan dijual untuk umum.
“Jangan tunggu semuanya siap untuk melangkah. Kobar api besar selalu dimulai dari percik api kecil yang barokah. Salam Pijar Silaturahmi Sinergi Kolaborasi,” tegas Sekjen KBLI, Nirwan Lesmana berapi-api dengan semangat baja.(NAS)
KETERANGAN FOTO: Komunitas Bengkel Las Indonesia (KBLI) bersama jajaran pelaksana pemerintah bidang industri perdagangan Kota Tasikmalaya pada saat koordinasi bersama giat Tasik Manyala. (nls/kbli)
Aljon Ali Sagara




