Memaknai Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Sokok Epyardi Asda, Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, “Tumbuh, Bangkit dan Bersinar”

"Pemkab Solok Sumbar"

     “ADVENTIRIAL PEMKAB SOLOK”

 

Memaknai Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Sokok Epyardi Asda, Berkat Kerja Sama Solok Super Team, Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Pemkab Solok, “Tumbuh, Bangkit dan Bersinar”

 


STRAIGHTNEWS.ID…///…Kabupaten Solok Sumbar….lll….Memaknai Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Sokok Epyardi Asda, telihat nyata Berkat Kerja Sama Solok Super Team yang sokid. Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Pemkab Solok, “Tumbuh, Bangkit dan Bersinar” aspek pembangunan bergetak maju dan meningkat.

Memaknai Pemerintah Kabupaten Solok Sumbar yang berdiri sejak tanggal 9 April 1913 lalu. Daerah itu sudah ada sebelum undang-undang pembentukan wilayah ini dikeluarkan. Namun dalam penataan wilayah administrasi pemerintahan, Kabupaten Solok terdiri dari 14 kecamatan, 74 Nagari, dan kurang lebih 403 Jorong.

Bupati Solok Salurkan Bantuan Ke Pemkab Pessel

Meski sudah lebih dari satu abad usia Kabupaten Solok sampai tahun 2024 ini. Namun dari pantauan belasan tahun belakangan, Kabupaten Solok dibilang masih jauh tertinggal dibanding dari daerah lain, terutama dari daerah-daerah yang ada di Provinsi Sumatera Barat.

Perestise itu bila memaknai Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Sokok Epyardi Asda, Berkat Kerja Sama Solok Super Team yang solid, Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Pemkab Solok, “Tumbuh, Bangkit dan Bersinar, bak Bidadari yang tengah bersolet.

Diakui atau tidak, sampai penghujung 111 usia Kabupaten Solok yang jatuh 9 April 2024 red”. Semua menjadi beban berat yang dialami hampir semua kepala daerah yang menahkodai daerah itu, termasuk bagi Bupati Solok sekarang Epyardi Asda. Namun untuk membingkai dan mengejar semua itu, Bupati Solok Epyardi Asda dengan tegas telah menuangkan kedalam sebuah Visi-Misi daerah yakni. “Mambangkik Batang Tarandam”. “Menjadikan Kabupaten Solok Terbaik di dari yang baik di Sumatera Barat” segala aspek pembangunan bergerak maju dan meningkat.

Bupati Solok Disambut Warga Kabupaten Solok  Saat Kunjungan Kerja.

Dimana dalam salah satu misinya, adalah membangkitkan serta meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembangunan berbagai infra Struktur, sektor pertanian, UMKM , Perdagangan dan Pariwisata, meningkatkan pembagunan disektor pendidikan, dan yang menjadi terdepan membingkai tatanan pemerintahan yang (good local governance) bersih, jujur transparan, yang berprikeadilan sesuai dengan filsapah adat Minang Kabau, adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah.

Kalau kita berkaca terhadap terobosan apa yang telah beliau telorkan, seiring berjalanya waktu secara kasat mata. Diakui atau tidak, telah memberikan bukti nyata pada masyarakatnya, walau dalam penataan pembangunan, dia mengakui belum semua bisa terpenuhi.

Namun dari itikat baiknya untuk membangun Kabupaten Solok sebagai kampung halamanya, dengan niat tulus dan ikhlas. Bupati Solok Epyardi Asda dengan secara perlahan bakal tetap mewujudkan visi – misi yang beliau tuangkan dan telah Ia programkan.

Dari pemikiran Epyardi Asda, agar daerah Kabupaten Solok maju disegala aspek pembangunan. Tidak ada pilihan lain kecuali mempersiapkan seluruh potensi yang ada untuk bersaing. Hal itu agar terwujudnya segala aspek pembangunan di jajaran Pemerintahan Kabupaten Solok. Yang kuat maju dan berkembang, serta tercipta ekonomi masyarakatnya yang sejahtera.

“Agar terwujudnya hal itu, tentunya kita harus terlebih dahulu mempersiapkan segala potensi yang ada di Kab Solok. Memberdayakan semua ekonomi kreatif warga dan UMKM, serta memberdayakan semua potensi wisata yang ada sebagai basis kekuatan nasional. Dia beralasan, karena sektor itu merupakan sektor yang paling tangguh menghadapi proses perubahan,” tutur Epyardi Asda di selala acara silaturahmi dengan ribuan masyarakat Kabupaten Solok Minggu, (17/03/2024) di Arosuka.

Menurut Epyardi Asda, tentu tidaklah gampang dalam mewujudkan semua itu, dan sangat perlu kerja keras dan keterpaduan dengan semua SKPD dan stakeholder yang ada di jajaran Pemerintah Kabupaten Solok tanpa terkecuali. Dan sinergi dengan berbagai kalangan masyarakat dan berbagai kesatuan Organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Solok. Beliau meyakini, secara perlahan namun pasti, kesemua itu tentunya bakal dapat diwujudkan dengan secara maksimal.

Trobosan demi Trobosan serta inovasi yang diciptakan, dituangkanya dalam bentuk Visi dan Misi Pemerintahan Kabupaten Solok, tidak lain adalah demi terciptanya pembangunan yang merata dan maju di daerah penghasil beras itu. “Dengan tujuan agar hasilnya bakal berdampak pada kehidupan masyarakat yang sejahtra, dan terhindar dari semua belenggu ketertinggalan dan kemiskinan,”paparnya.

Dari pemikiran beliau keberhasilan suatu daerah itu dapat dinilai, adalah sejauh mana daerah itu mampu dan berhasil mencapai target maksimal sesuai visi-misi daerah yang telah diprogramkan.

Bupati Solok Capt. Epyardi Asda, M Mar dilantik menjadi Bupati Solok periode 2021-2024 oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah pada 26 April 2021 lalu. Tanpa terasa, sudah memasuki hampir tiga tahun usia kepemimpinan beliau.” Diakui atau tidak, Rentetan Pembangunan Dan Prestasi telah berhasil beliau tuai sebagai buah keberhasilan”. Walau dalam perjalanannya banyak tembok penghalang, dan banyak dihantam tembok regulasi dan problema.

Sampai kepenghujung tahun ke tiga usia kepemimpinan bekiau menjalankan amanah rakyat sebagai Bupati Solok. Memaknai kilas balik Pemerintahan Kabupaten Solok sampai saat ini yang memang tidak lagi muda. ‎Dan berbagai lika-liku yang dilalui jelas menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga di setiap langkah perjalanan panjang Kabupaten Solok sampai saat ini.

Dia berpendapat, kalau ingin daerah ini maju dan berkembang. Mengoptimalkan potensi unggulan daerah yang ada di Kabupaten Solok, seperti di bidang pariwisata dan UMKM, harus menjadi pilihan utama. Hal itu dengan tujuan agar meningkatkan kunjungan wisata ke kabupaten Solok. “Hasilnya tentu akan berdampak bagi peningkatkan perekonimian masyarakat kedepan,”paparnya.

Epyardi Asda berpendapat, di saat daerah tengah dilanda pandemi covid 19, UMKM dan ekonomi kreatif sangat berperan dalam menunjang pembangunan ekonomi daerah. Dalam hal ini, maka peran pemerintah sangat andil, terutama dalam pembinaan, pelatihan dan cara pemasaran yang efektif dan efisien.

Bupati Solok Epyardi Asda menjelaskan dalam perjalanan panjang melaksanakan pembangunan Kabupaten Solok, Menurutnya ke depan masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk meraih masa depan Kab. Solok yang lebih baik lagi. Karena dalam perjalanan panjang sebuah daerah diakuinya, penuh dengan romantika dan dinamika sejarah,” ujarnya.

Rasa cinta dan bangga terhadap daerahnya, Epyardi Asda manifestasikan melalui penetapan Visi Daerah yaitu “Mambangkik Batang Tarandam” yang bermakna untuk mengembalikan marwah Kabupaten Solok, yang cukup tenggelam setelah beberapa tahun terakhir “Untuk itu pihaknya menghimbau pada semua elemen dan masyarakat Kabupaten Solok harus bersama Bersatu, Bangkit dan Tumbuh,”ujarnya.

“Tema ini hendaknya menginspirasi semua pihak untuk bersama sama mengukir, dan memaknai sejarah kehidupan dan kebangkitan kembali Kabupaten Solok. Dalam rangka meraih kemajuan, kemandirian dan kemartabatan masyarakat,” jelasnya.

Untuk melaksanakan visi yang telah diprogramkan, tentulah harus disesuaikan dengan rumusan Misi Kabupaten Solok Tahun 2021-2026. Yakni mengelola anggaran berbasis kebutuhan masyarakat, dan peningkatan Infrastruktur yang berkeadilan. “Lalu, meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian, UMKM, Perdagangan dan jasa. Serta mewujudkan penyelenggaraan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih,” cetusnya.

Bubapti Solok Silaturahmi Betsama Warga Kab Solok

Selain itu meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, dan meningkatkan tatanan hidup masyarakat yang berlandaskan adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah.

Epyardi Asda menyatakan, berkat Kerja Sama Solok Super Team Yang Solid, Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Solok Menggeliat dan Kemiskinan Menurun. “Hal ini berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Tentu bukan hal yang mudah bagi Kepala Daerah untuk mencapainya. Butuh tim yang tangguh dan komitmen yang tegas,” ujar Bupati Solok.

Bupati Solok Epyardi Asda memaparkan, sejak pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi naik 3,32 persen dibanding 2020 yang hanya 1,12 persen. Tahun 2022 kembali naik menjadi 4,31, angka ini tidak jauh dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumbar yang 4,36 persen. Sementara untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai salah satu indikator penting untuk mengetahui suatu kondisi ekonomi suatu daerah mengalami kenaikan.

Sementara pada sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang menjadi fokus program Pemkab Solok. Bupati Solok Epyardi Asda terlihat mendominasi pertumbuhan. Hal itu terlihat dari laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan tahun 2010 menurut lapangan usaha di Kabupaten Solok (persen). “Dan pada tahun 2017 sektor pertanian, kehutanan dan perikanan hanya 2,58 persen, pada tahun 2022, dan sampai tahun 2023 selalu membaik.

Selain itu papar Bupati Solok, sampai tahun 2022 angka kemiskinan juga jauh mengalami penurunan. Itu terlihat dari garis kemiskinan, jumlah dan persentase penduduk miskin di Kabupaten Solok pada tahun sampai tahun 2023 (7,12 persen). Angka ini paling rendah dibanding 9 tahun terakhir.

Bila mengarah pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat, Tahun 2018 tercatat 68,60 persen, pada tahun 2022 naik menjadi 70,02 persen. Begitu juga dengan Angka Harapan Hidup (AHH) di Kabupaten Solok. Pada tahun 2018 hanya 67,95 persen, pada tahun 2022 menjadi 69,19 persen, selalu meningjat sampai 2023. “Hal ini menunjukan gerakan positif dari Kabupaten Solok untuk bergerak maju dari berbagai lini,”ujarnya.

Bupati Solok H. Epyardi Asda mengatakan, semua itu berkat kerja sama tim yang solid. Namun, kata Epyardi meski pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Solok meningkat
Pihaknya akan tetap berupaya terus agar pertumbuhan itu juga berdampak pada angka kemiskinan

Lebih lanjut kata dia, masih banyak kerja-kerja pembangunan yang mesti dilakukan ke depan, demi mewujudkan visi misi daerah. Karena sejumlah sektor akan menjadi perhatian dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. “Hal itu bakal menjadi sebuah momentum dari kebangkitan Kabuparen Solok. Mambangkik batang tarandam, menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat,” cetusnya.

Pihaknya bakal berusaha membangkitkan kembali, walau berbagai cobaan dan regulasi penghalang, dan diterpa tembok regulasim Satu persatu bakal di kemas dengan baik, mulai dari pemerintahan paling terbawah “Pemerintahan Jorong red”, Pemerintahan Nagari, Kecamatan, sampai pada Penerintahan Kabupaten Solok,”paparnya.

Untuk mengejar kesemua itu menurut Epyardi Asda, tentulah harus didukung oleh seluruh Anggota Komisi yang ada di DPRD Kabupaten Solok, partisipasi masyarakat melalui wadah forum komunikasi tungku tigo sajarangan, tali tigo sapilin yang terdiri dari Alim Ulama, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Pemuda, Bundo Kanduang, dan lain-lainya. “Dalam pengambilan keputusan beliau bakal mengedepankan azas musyawarah mufakat, sehingga kecil kemungkinan tidak ada komponen masyarakat merasa tertinggalkan dan merasa dirugikan,”tuturnya.

Sebagai janji kampanye beliau telah melaunching Ekskavator-Ekskavator yang telah di Kecamatan dan nagari, bisa digunakan nagari untuk berbagai kebutuhan. Seperti membuka akses jalan baru, membangun jalan usaha tani dan sebagainya. Untuk Periode pertama kepemimpinan Bupati Solok Epyardi Asda, Pemkab Solok membuat gebrakan dengan program 1 ekskavator per kecamatan, yang di launching pada 2021 lalu, dan kemudian diikuti dengan launching di beberapa nagari yang membutuhkan.

Alat berat yang merupakan program khusus dari Bupati Solok Epyardi Asda itu. Seiring berjalanya waktu telah bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama untuk pembukaan akses jalan, dan jalan usaha tani.

“Alhamdulillah, masyarakat telah bisa membuka jalan-jalan, dan jalan usaha tani. Untuk mempermudah akses lalu lintas usaha pertanian masyarakat di Nagari,” ujar Bupati Solok, H. Epyardi Asda

“Untuk tahap awal ini, setiap nagari dapat menggunakan ekskavator secara bergiliran, untuk berapa lamanya penggunaannya di tiap-tiap nagari, itu tergantung seberapa luas wilayah Nagari tersebut,” ujar Epyardi Asda.

Sejalan dengan itu kata Bupati Solok Epyardi Asda, dalam mentata gerak dan laju pembangunan di Kabupaten Solok. Pihaknya akan memaksimalkan program-program yang berkaitan langsung dengan masyarakat, seperti program peningkatan penerapan teknologi pertanian, pariwisata dan perdagangan.

Setidaknya Kàbupaten Solok akan sangat fokuskan tiga prioritas utama. Diantaranya Pariwisata, pertanian, perdagangan dan UMKM. Karena itu merupakan sektor utama di kabupaten Solok, dan sejauh ini perlu beberapa hal yang harus menjadi perhatian,” ujar Bupati Solok, Epyardi Asda.

Kecintaan Bupati Solok Terhadap Warga i Pessel

Ketiga hal tersebut, sudah dimaksimalkan dan masuk dalam rencana RPJMD 2021-2024. Sebagai bagian pendukung visi mambangkik batang tarandam, yang telah diusung. Di sektor pariwisata, disebutkannya masih terbatasnya konektifitas infrastruktur transportasi menuju destinasi wisata. atraksi di destinasi wisata, serta terbatasnya amenitas pada destinasi wisata.

Selanjutnya, pada sektor pertanian, yakni belum optimalnya produktifitas pertanian. Hal ini disebabkan belum optimalnya aktifitas ekonomi pertanian dari hulu ke hilir. Karena terbatasnya ketersediaan benih yang berkulitas, tingginya gangguan hama dan penyakit pada tanaman dan rendahnya regenerasi petani dan akses permodalan.

Lebih lanjut, pada sektor koperasi dan usaha juga masih minimnya akses modal koperasi dan UMKM terhadap dunia perbankan. Karena belum optimalnya fungsi dan kelembagaan koperasi yang ada di tengah masyarakat.

Persentase jumlah koperasi yang tidak aktif pun masih tinggi. Serta akses pemasaran dan promosi bagi produk koperasi masih belum optimal. “Karena belum meratanya standar produk pada koperasi serta UMKM,” sebutnya.

“Fenomenanya, jumlah yang non aktif hampir sama banyak dengan yang aktif, kita harus segera memecahkan permasalahan ini, dan membantu koperasi yang non aktif untuk beroperasi kembali,” katanya.

Lalu, Ia mengatakan pada sektor investasi juga terdapat kendala seperti pada realisasi investasi di kecamatan, maupun nagari yang belum merata serta ketersedian dan kualitas infrastruktur panunjang investasi.

Selain itu kata dia, pada sektor perdagangan masih terdapat permasalahan yaitu dominasi barang impor, kerentanan fluktuasi harga barang konsumsi terutama bahan pokok, masih belum optimalnya pemasaran dan produk industri lokal.

“Saya berharap ke depannya, masyarakat Kabupaten Solok dapat berubah menjadi lebih baik dan maju. Serta perekonomian masyarakat setempat dapat meningka. Banyak pekerjaan rumah ketika saya menjabat sekarang, semuanya harus diperbaiki secepatnya, maka itu saya mengusung visi Mambangkik Batang Tarandam,” katanya.

“Kita harus menggali potensi-potensi yang ada, bagaimana menyeimbangkan perekonomian, meskipun pandemi saat ini masih melanda. Kita harus kerja keras, dan mari bersama-sama kita bersatu untuk membangun Kabupaten Solok,” jelasnya.

Dikatakan Epyardi Asda, pihaknya akan jamin, selama dirinya masih menjabat sebagai Bupati Solok. Pembangunan di Kabupaten Solok ini diupayakan akan merata di seluruh Kabupaten Solok. (Bersama Solok Super Team), Karna saya memiliki prinsip, “Anggaran Berbasis Kebutuhan Rakyat”, setiap sen duit rakyat akan kami berikan kepada masyarakat untuk pembangunan di Kabupaten Solok ini,”cetusnya.

Bupati Solok Bersama Anggota DPR RI Athari tinjau jalan daerah

Diakui atau tidak, sebagai Aplikasi dari buah kepemimpinan Bupati Solok Epyardi Asda, walau belum genap tiga tahun sampai sekarang. Rentetan Pembangunan dan Pestasi Berhasil beliau ukir yang mungkin tidak bisa disebutan satu persatu.. “Dari berbagai rentetan program yang ditancapkan, dan prestasi yang diraih. Itu semua biarlah masyarakat yang menilainya,” beber Epyardi Asda.

Disana terlihat jelas, semasa kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap perolehan DAK. Hal ini dapat dilihat dari perolehan dana DAK dari tahun ke tahunya pada tahun 2020 hanya Rp53 miliar. Dan ketika tahun pertama Bupati Epyardi Asda yaitu tahun 2021 DAK Kabupaten Solok meningkat menjadi sebesar Rp99 miliar. Tahun 2022 sebesar Rp109 miliar, pada 2023 sebesar RP87 miliar, dan tahun 2024 sebesar RP107 miliyar.

Anggaran tersebut digunakan untuk perbaikan infrastruktur Kabupaten Solok seperti, Telah diaspalnya ruasjalan :
RangkiangLuluih – Sumiso dengan anggaran RP1,8 miliar.
MuaroSabiak Aia – Garabak Data dengan anggaran RP1, 2 miliar
Talang Babungo – Sungai Abu dengananggaran RP2,2 miliar
Bukit Cambaidengananggaran Rp1,5 M.

SimpangTanjuang Nan IV- Kp. Bt. Dalam dengananggaran Rp8,9 miliar
Batas Kota Muaro Paneh- Bukit Sileh dengan anggaran Rp3 miliar.

Dan juga telah dibangunnya :
Gedung Tourist Information Center di Koto Baru dengan anggaran Rp2, 9 miliar. Gedung Perpustakaan Daerah di Koto Baru dengan anggaran Rp10 miliar. Pasar Agropolitan Sungai Nanam dengan anggaran Rp2,8 miliar.

Yang lebih briliyan lagi selama kepemimpinan Bupati Epyardi Asda, Pemerintah Kabupaten Solok sudah berada pada kondisi yang jauh lebih baik. Bahkan terbaik di Sumatera Barat.

Hal ini terlihat dari sudah banyaknya penghargaan dan prestasi yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Solok baik di tingkat Provinsi maupun nasional.

Berikut beberapa penghargaan yang telah diraih selama kepemimpinan Bupati Epyardi Asda:
1.Sektor pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Solok saat ini menjadi yang terbaik di Sumatera Barat hal ini dibuktikan dengan diperolehnya Penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat sebagai Predikat Tertinggi Tingkat Kabupaten di Sumatera Barat tentang Kepatuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2022 (27/01/23).

2.Sektor kesehatanKabupaten Solok memperolehpenghargaandari BKKBN RI PerwakilanProvinsi Sumatera Barat. Atas pencapaian penurunan angka stunting (17/02/23), Penghargaan TOP INOVASI WISI InovasiPelayanan Publik Tahun 2021 (9/11/21), PenghargaanBebasFrambusia Tingkat Nasional di Lombok Nusa Tenggara Barat (31/05/2022),

Penghargaandari BKKBN RI perwakilan Propinsi Sumatera Barat atas pencapaian penurunan angka stunting (17/02/23), Penghargaan Bupati Solok dan Ketua TP-PKK Kab. Solok Jadi Duta Orang Tua Hebat dari BKKBN RI (12/12/23).

3.Sektor Pariwisata Kabupaten Solok meraih PenghargaanBest Tourism National dari ASITA (30/09/21), Peringkat pertama kategori Daya Tarik Wisata Unggulan (DTWU) tahun 2021, untuk Kawasan Geopark Singkarak-Danau Kembar (17/11/21).

4.Penghargaan berupa Anugerah Meritokrasi tahun 2023 dengan kategori baik dalam penerapan Sistem Merit dan kualitas Pengisian Jabatan Tinggi Pratamadari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) (07/12/2023). 5.Sektor Pendidikan :kabupaten yang dipimpin Bupati Epyardi Asda mendapat rapor pendidikan tertinggi se-Sumatera Barat (Sumbar) yang dinilai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (30/10/2023).

6.Penghargaandari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan TransmigrasiRepubik Indonesia (01/02/23). 7.Memperoleh Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM Tahun 2023 (19/12/23).

8.PenghargaanSmart Living dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (14/12/21). 9.Pemerintah Kabupaten Solok mendapat Opini WTP selama 5 tahun berturut-turut (27/05/22), Penghargaan dari Bank Indonesia sebagai Pemerintah Daerah Pendukung UMKM terkolaboratif Wilayah Sumatera Barat Tahun 2022 (30/11/2022), Pemerintah Kabupaten Solok Mendapatkan Opini WTP atas LKPD Tahun 2022 dari BPK RI (12/05/2023), dan Penghargaan Terbaik 3 dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) (29 Oktober 2023).

10.Penghargaan Piagam Adipura oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Kategori Kota Kecil (05/03/24). 11.Peningkatannilai RB dari Tahun 2021 sampaidengan 2023, dimana tahun 2021 bernilai C. UntukTahun 2022 bernilai B dan Tahun 2023 bernilai BB, dan banyak prestasi lainya yang mungkin diungkap satu persatu..(rs)..

-
Penulis: rrEditor: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *