2.500 Peserta Meriahkan Kejuaraan Nasional IPSI Cup Sumsel III di Gedung Jakabaring

PALEMBANG, STRAIGHT NEWS — sebanyak 2.500 peserta atlit pencak silat dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia mengikuti Kejuaraan Pencak Silat tingkat Nasional IPSI  Cup III Sumatera Selatan yang digelar di Gedung dempo sport Jakabaring, Palembang, Kamis (12 Februari 2026) pukul 10.00 WIB.

 

Kejuaraan bergengsi tersebut menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus momentum mempererat silaturahmi antar perguruan pencak silat se-Indonesia. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah kontingen yang hadir dari berbagai daerah.

  • Dalam kejuaraan ini, para atlet memperebutkan hadiah utama sebesar Rp5.000.000 pada masing-masing kategori pertandingan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya:

Gubernur Sumatera Selatan

Pangdam II/Sriwijaya yang diwakili Kajasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf. M. Arief Gumelar, S.Ip., M.H.

Perwakilan Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Witdiardi, S.I.K., M.H.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Selatan Dr. H. M. Alfiadi Zabadi, S.Pd., M.Pd.I.

Ketua Umum Ipsi Ir H Edi Santana Putra yang di wakili Sekretaris  Umum IPSI Drs Sidi Darlis sekaligus Ketua penyelenggara kejurnas IPSI Cup III Sumatera Selatan

Perwakilan Dinas Pendidikan Sumatera Selatan

Ketua Umum KONI Sumatera Selatan yang diwakili sekretaris umum KONI Sumsel H Tubagus Suliman SH, Mhum

Kapolrestabes Palembang

Ketua KONI Kota Palembang

Ketua IPSI Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan

Ketua perguruan pencak silat yang hadir

Para manajer official dan pelatih kontingen IPSI Cup Sumsel III

Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pencarian bibit-bibit atlet berprestasi yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di tingkat nasional dan internasional.

Kejuaraan IPSI Cup Sumsel III diharapkan dapat memperkuat semangat sportivitas, persaudaraan, serta pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

(*one)

-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *