Banjir Rendam 10 Rumah di Jalan Swadaya I Banyuasin, Warga Keluhkan Akses Terhambat

Foto Warga Berenang Saat Banjir

 

Banjir Rendam 10 Rumah di Jalan Swadaya I Banyuasin, Warga Keluhkan Akses Terhambat

Palembang – Straightnews.id

Banjir kembali merendam permukiman warga di Jalan Swadaya I, Lorong Berkah II, RT 12 RW 02, KM 14, Kabupaten Banyuasin. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, genangan air dengan ketinggian cukup tinggi telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir dan hingga kini belum juga surut.

Ria, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa banjir mulai menggenangi rumah warga sejak awal pekan. “Air sudah masuk sejak Senin lalu, sampai sekarang rumah kami masih tergenang,” ujarnya.

Dari data sementara, sedikitnya 10 rumah warga terdampak banjir tersebut. Genangan air tidak hanya merendam rumah, tetapi juga hampir seluruh akses jalan menuju permukiman warga.

Ketinggian air di lokasi bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa. Bahkan, di beberapa titik yang lebih rendah, air mencapai sekitar setengah meter, sehingga menyulitkan aktivitas warga.

Jalan Swadaya I dan Lorong Berkah II yang menjadi akses utama warga kini sulit dilalui. Kendaraan roda dua harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh atau mogok, sementara kendaraan roda empat nyaris tidak dapat melintas.

Selain itu, kondisi air yang keruh dan menggenang menimbulkan bau tidak sedap. Warga khawatir genangan tersebut dapat menjadi sarang nyamuk serta memicu berbagai penyakit.

Diduga, lambatnya surut air disebabkan oleh sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Saluran air kemungkinan mengalami pendangkalan atau penyumbatan, ditambah curah hujan tinggi dan kondisi wilayah yang relatif datar membuat air sulit mengalir.

Akibat banjir ini, aktivitas warga terganggu. “Kami kesulitan berangkat kerja, anak-anak juga susah ke sekolah. Aktivitas ekonomi jadi terhambat,” tambah Ria.

Selain berdampak pada ekonomi, warga juga menghadapi ancaman kesehatan seperti penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, dan diare akibat harus beraktivitas di tengah genangan air.

Kerusakan infrastruktur juga mulai terlihat, di mana jalan yang terus terendam berpotensi cepat rusak dan membahayakan pengguna.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi kondisi tersebut. Mereka meminta adanya normalisasi saluran drainase, pemantauan kondisi jalan, serta bantuan seperti pompa air dan logistik.

“Harapan kami, ada tindakan cepat dari pemerintah agar banjir ini segera teratasi dan tidak terus berlarut-larut,” tutupnya.

Post by Subagio

Wartawan Kamil

-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *