Banjir Rendam Jalan Sosial Km 5 Palembang, Lalu Lintas Lumpuh

Banjir Rendam Jalan Sosial Km 5 Palembang, Lalu Lintas Lumpuh

Palembang, 5 mei 2026,(19:20 WIB)– Hujan deras yang berlangsung kurang dari satu jam pada Selasa sore membuat kawasan Jalan Sosial Km 5 dan sekitarnya tergenang banjir. Air naik dengan cepat hingga mencapai ketinggian 30–50 cm, bahkan di beberapa titik genangan mencapai setinggi pinggang orang dewasa, sehingga membuat akses jalan tertutup total dan banyak kendaraan terjebak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air tidak hanya merendam badan jalan tetapi juga masuk ke pemukiman warga. Banyak sepeda motor yang mogok di tengah jalan, sementara mobil berukuran besar harus berjalan sangat pelan atau memilih berputar arah karena takut terendam lebih dalam. Warga setempat terlihat membantu menuntun kendaraan dan menutup akses jalan berbahaya agar tidak ada korban tambahan.

“Dak biso lewat kak, banjir nyo sebatas pinggang ,di sini juga parit sering buntu itu lah yang penyebab banjir nyo kak,” ujar seorang warga yang menutup ruas jalan dari arah Letnan Murod maupun Jalan Sosial.

Kemacetan panjang pun tak terhindarkan. Banyak pengendara yang berusaha mencari jalan alternatif, namun hampir semua jalur di kawasan tersebut mengalami nasib serupa. Warga yang hendak pulang terpaksa menunggu berjam-jam hingga air mulai surut perlahan.

Warga dan pengamat menilai kejadian ini terjadi karena saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan secara maksimal, ditambah dengan adanya penyumbatan sampah dan berkurangnya daerah resapan air akibat pembangunan yang terus berlangsung. Padahal intensitas hujan tidak terlalu lama, hanya sekitar satu jam, namun dampaknya sangat signifikan.

Kejadian ini kembali menuai keluhan masyarakat. Mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sistem drainase, normalisasi saluran air, dan penanganan menyeluruh agar banjir tidak terus menjadi langganan setiap kali hujan turun.

“Sudah jadi hal yang biasa, tapi harus ada solusi nyata. Kami kesulitan beraktivitas, barang rusak, dan risiko kesehatan juga meningkat,” keluh Yeni, warga Jalan Sosial.

Hingga berita ini diturunkan, air di sebagian titik sudah mulai surut namun genangan tipis masih terlihat. Belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana penanganan jangka panjang.(Ahmad)

-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *