
Laskar Gibran Bentuk Satgas Anti Korupsi, Kawal Anggaran Asta Cita Prabowo–Gibran Agar Tepat Sasaran
JAKARTA, StraightNews.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran secara resmi menggagas pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti Korupsi yang didukung oleh Badan Peneliti Independen Investigasi (BPII) sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam mengawal implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pembentukan satgas ini bertujuan untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan agar anggaran negara dapat terdistribusi tepat sasaran, tepat manfaat, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua Umum DPP Laskar Gibran Leonardo Pandapotan Sirait menegaskan bahwa, pembangunan nasional membutuhkan pengawasan partisipatif dari masyarakat agar setiap program pemerintah dapat berjalan optimal.
“Laskar Gibran mendukung penuh program Asta Cita Prabowo–Gibran. Karena itu Leonardo menyebutkan, “Kami membentuk Satgas Anti Korupsi dan BPII sebagai bagian dari upaya pengawasan sosial yang konstruktif, agar setiap program dan anggaran benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujar Leonardo dalam keterangannya, Kamis (04/06/2026).
Dikatakan Leonardo, satgas akan berperan sebagai mitra masyarakat dalam menerima informasi, aspirasi, serta laporan terkait pelaksanaan program pembangunan, sekaligus melakukan kajian, penelitian, dan investigasi independen terhadap berbagai isu yang berpotensi menghambat efektivitas program pemerintah.
Selain itu, Badan Peneliti Independen Investigasi juga akan fokus pada penguatan tata kelola, pemetaan persoalan di daerah, serta penyusunan rekomendasi berbasis data yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
Laskar Gibran menegaskan bahwa keberadaan satgas ini bukan untuk mengambil alih kewenangan aparat penegak hukum maupun lembaga negara, melainkan sebagai bentuk partisipasi publik dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Semangatnya adalah pencegahan, edukasi, pengawasan partisipatif, dan penguatan budaya antikorupsi di tengah masyarakat,” tambah Leonardo.
Melalui pembentukan Satgas Anti Korupsi dan Badan Peneliti Independen Investigasi, Laskar Gibran berharap dapat menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat menuju Indonesia Emas 2045. (LG)



