
Buka Sekolah Tahfiz Al-Qur’an Gratis, Laskar Gibran NTB Wujudkan Arahan Ketum Leonardo Sirait untuk Berdampak dan Menjaga Toleransi
MATARAM-NTB, StraightNews.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan program sosial-keagamaan berupa Sekolah Tahfiz Al-Qur’an 30 Juz Gratis sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi dalam bidang pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai spiritual masyarakat.
Program beasiswa penuh dengan masa pendidikan 3 tahun ini dibuka setiap tahun bagi masyarakat umum di seluruh wilayah NTB tanpa dipungut biaya.
Program tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW Laskar Gibran NTB, Mursidin, S.H., sebagai implementasi nyata arahan Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait.

Mursidin juga menyampaikan, Ketua Umum Leonardo kerap berpesan akan pentingnya kehadiran organisasi untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat, hingga tingkat akar rumput.
Ketua DPW Laskar Gibran NTB Mursidin pun menyampaikan rasa syukur atas dimulainya program tersebut dapat berlangsung dengan baik, pada Selasa (26/5/2026).
“Alhamdulillahirabbilalamin, Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas izin, karunia, dan kemudahan-Nya sehingga Laskar Gibran NTB dapat membuka Sekolah Tahfiz Al-Qur’an 30 Juz selama 3 tahun secara gratis bagi masyarakat NTB.”
“Kami berharap program ini menjadi wasilah kebaikan, melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia serta membawa keberkahan bagi masyarakat dan daerah,” terang Mursidin melengkapi.
Program keagamaan ini juga bagian dari langkah dan arah strategis organisasi yang sebelumnya telah diperkuat melalui pembentukan Majelis Dzikir Laskar Gibran sebagai salah satu pilar spiritual organisasi.
Ketua Umum DPP Laskar Gibran, Leonardo Sirait, menegaskan bahwa organisasi tidak hanya hadir dalam pengawalan pembangunan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun karakter bangsa.
“Laskar Gibran harus hadir membawa manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat. Pendidikan, spiritualitas, dan pembentukan karakter merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Di saat yang sama, kita juga harus terus menjaga semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama sebagai kekuatan bangsa,” ujar Leonardo.
Melalui program ini, Laskar Gibran menegaskan komitmennya bahwa gerakan relawan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, spiritual, serta penguatan harmoni sosial.
Hadirnya Sekolah Tahfiz Al-Qur’an Gratis di NTB diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara. (LG)





