
Transformasi Ekonomi Kreatif: Laskar Gibran Dorong Program ‘Wapress’ Pekalongan Jadi Gerakan Nasional
StraightNews.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran melalui Bidang Pariwisata & Ekonomi Kreatif secara resmi menginisiasi ekspansi program Wapress (Warung Apresiasi Seni) asal Pekalongan ke kancah nasional. Langkah ini diambil sebagai respons taktis dan solusi konkret dalam menjawab tantangan strategis di sektor kesenian, pariwisata, dan ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Program ‘Wapress’ dirancang sebagai ekosistem kolaboratif yang mempertemukan para seniman, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat luas. Melalui ruang ini, para pelaku industri kreatif tidak hanya dapat menampilkan karya dan berinteraksi, tetapi juga mengonversi potensi budaya lokal menjadi nilai tambah ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Laskar Gibran memandang bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan pilar vital dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor ini memiliki daya ungkit yang besar dalam menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperkokoh identitas budaya bangsa di tengah modernisasi.
Dalam pandangan strategisnya, Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa tantangan fundamental seperti minimnya ruang ekspresi bagi seniman lokal dan keterbatasan akses pasar harus dijawab dengan inovasi yang adaptif.
“Kami tidak ingin program ini berhenti sebagai gerakan lokal saja. Melalui pengembangan skala nasional, ‘Wapress’ akan diintegrasikan ke berbagai daerah dengan mengoptimalkan kearifan lokal masing-masing. Ini adalah langkah konkret Laskar Gibran dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi,” ujar Leonardo Sirait.
Leonardo menambahkan bahwa konversi kekayaan budaya menjadi kekuatan ekonomi riil adalah kunci utama bagi ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
Sejalan dengan visi tersebut, Ketua DPP Bidang OKK & PSDM, Ilham, menyatakan bahwa ekspansi program ‘Wapress’ ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus melahirkan program kerja yang progresif dan berdampak langsung.
“Laskar Gibran secara konsisten menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan riil masyarakat. Melalui penguatan sektor kesenian dan pariwisata ini, kami optimistis dapat melahirkan sumber daya manusia yang kreatif, mandiri, serta mampu bersaing di era ekonomi digital,” ungkap Ilham.
Dengan peluncuran gerakan nasional ini, Laskar Gibran optimis bahwa ‘Wapress’ tidak hanya akan menjadi panggung bagi para seniman daerah, tetapi juga menjadi motor penggerak baru dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat kekuatan ekonomi kreatif global. (LG)






