Penasehat Khusus Presiden Saksi Lahirnya Era Baru Pers Berintegritas di Bumi Sriwijaya Sumatra selatan

 

CATATAN SEJARAH! AKPERSI GUNCANG BUMI SRIWIJAYA

Penasehat Khusus Presiden Saksi Lahirnya Era Baru Pers Berintegritas di Bumi sriwijaya Sumatra selatan

PALEMBANGSTRAIGHTNEWS.ID Sejarah baru baru saja tertulis dengan tinta emas di Bumi Sriwijaya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah organisasi pers di tingkat daerah, pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Sumatera Selatan dihadiri oleh tokoh-tokoh elit nasional. Momentum ini menjadi alarm keras bagi seluruh pejabat, mulai dari Kepala Desa, Bupati, hingga Gubernur, bahwa era jurnalisme “main-main” telah berakhir.

Acara pelantikan yang berlangsung megah di Palembang ini bukan sekadar seremonial. Kehadiran Penasehat Khusus Presiden RI memberikan sinyal kuat bahwa keberadaan AKPERSI dipantau langsung oleh pusat. Tak hanya itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut memberikan penghormatan melalui perwakilan Humas Polda Sumsel, menegaskan kemitraan strategis antara Polri dan insan pers yang tergabung dalam wadah AKPERSI.

Gubernur Sumatera Selatan pun memberikan atensi khusus dengan mengutus Staf Ahli Gubernur untuk menyaksikan langsung pengukuhan kekuatan pers yang kini menguasai jejaring 250 media di wilayah Sumatera Selatan.

“BENTENG TERAKHIR” KEBENARAN

Ketua Umum AKPERSI Rino Triono, S.Kom., SH., dalam pidatonya yang menggelegar menegaskan, AKPERSI adalah organisasi profesi, bukan ormas atau LSM. Dengan kekuatan 2.500 media dan 100 DPC di seluruh Indonesia, AKPERSI hadir sebagai “Benteng Terakhir” bagi keadilan masyarakat.

“Kami hadir bukan untuk menimbulkan keresahan, tapi untuk memperbaiki marwah jurnalisme. Siapa pun pejabatnya—mulai dari Kades yang menyalahgunakan Dana Desa hingga kepala dinas dan bupati—harus siap menghadapi kontrol sosial yang tajam dan faktual dari anggota kami,” tegasnya.

Di tengah gempuran teknologi, AKPERSI mencuri perhatian dengan menjadi pionir dalam edukasi AI (Artificial Intelligence) Digital Pers. Para jurnalis dibekali kemampuan membedakan konten asli dan rekayasa hingga ke bahasa pemrograman, menjadikan organisasi ini paling siap mengawal program Kabinet Merah Putih dari ancaman hoaks.

DISIPLIN BAJA & INDEPENDENSI MUTLAK

Kekuatan masif DPD AKPERSI Sumsel telah membentuk 10 DPC dari 17 kabupaten/kota dalam waktu singkat. Dengan prinsip tegas:

Disiplin Baja: Organisasi menjadi “bengkel” etika. Wartawan yang menulis tanpa narasumber atau menyebar hoaks akan langsung dipecat secara tidak hormat.

Kontrol Sosial: Menjadi mata dan telinga rakyat untuk mengawal kasus kemanusiaan, tambang ilegal, hingga transparansi anggaran daerah.

Independensi Mutlak: Berdiri tegak di bawah instruksi tunggal Ketua Umum, menolak segala bentuk intervensi dan upaya pembelian integritas.

Kehadiran tokoh nasional seperti Laksamana TNI (Purn) Dr. Drs. Ir. Yono Thamrin dan jajaran Forkopimda membuktikan AKPERSI bukan organisasi sembarangan. Pelantikan ini adalah deklarasi perang terhadap ketidakadilan dan jurnalisme instan.

Pesan bagi para pejabat sudah jelas: Bekerjalah dengan benar, atau integritas AKPERSI yang akan bicara.

AKPERSI, JAYA, BERINTEGRITAS DAN PROFESIONAL.

(Red). One

-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *