Daerah  

Miris ,Keluhkan Pelayanan RSUD Sekayu,Pasien Di Muba Pindah Berobat ke Klinik.

Miris ,Keluhkan Pelayanan RSUD Sekayu,Pasien Di Muba Pindah Berobat ke Klinik.

Straightnews.id-Sekayu-Miris,seorang warga yang bertempat tinggal di Kelurahan Kayuare sebut saja Rita Amelia (43) biasa disapa Rita berobat di RSUD Sekayu terpaksa harus menelan kekecewaan terhadap pelayanan Pihak RSUD Sekayu,Kabupaten Musi Banyuasin.

Pasalnya warga ini tidak mendapatkan haknya sebagai pasien untuk mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak RSUD Sekayu bahkan mirisnya lagi setelah mendaftar sebagai pasien warga ini hanya diperiksa oleh perawat saja tanpa ada tindakan medis padahal pasien sedang dalam keadaan kesakitan.

Awak media mendapatkan informasi dan keterangan langsung dari Rita Amelia ditempatnya bekerja di Kelurahan Kayuara pada Jumat (5/4/2024)

Awalnya pasien bernama Rita sebelum berobat ke RSUD sudah berobat di klinik Medika terlebih dahulu ,namun pihak Klinik Medika tidak berani memberi obat takut salah obat dan menyarankan agar berobat dulu ke RSUD Sekayu,ujarnya

Lalu pada Minggu tanggal 31 Maret 2024 sekitar pukul 23.00 Wib sesuai saran dari klinik medika saya bersama suami pergi berobat ke RSUD Sekayu karena merasakan sakit di pinggang belakangnya.Berharap penyakit yang sedang dirasakan bisa segera sembuh.

Masih kata pasien, sampai di RSUD Sekayu ada perawat yang menyambut saya,sembari perawat menanyakan ada apa,lalu saya menjawab mau berobat karena dibelakang pinggang sampai kedepan dada saya merasakan sakit sekali, ujarnya.

Selang tak berapa lama perawat menyuruh saya agar memiringkan badan lalu perawat dengan memakai tangan seperti memukulkan ke arah bagian yang sakit di bagian pinggang saya,saya menjerit karena dipukul pada bagian pinggang,ujar Rita

Mirisnya setelah perawat memeriksa saya saat itu langsung entah kemana menghilang, selama satu jam saya menunggu di ruang perawatan UGD tanpa ada pemberitahuan apapun dari pihak RSUD sekayu

Sampai sampai suami saya menanyakan kepada perawat tentang kelanjutan penanganan saya sebagai pasien rumah sakit ,namun tetap tidak ada hirau dan respon,ujar Rita

Masih kata pasien, lalu saya minta obat kepada perawat namun perawat saat itu diam saja, ujarnya.

Karena masih menahan rasa sakit namun perawat pada saat itu tidak merespon keluhan pasien maka pada saat itu pasien berniat akan mencari klinik yang masih buka,walaupun saat itu sudah menunjukan hampir pukul 12 malam

Sekitar pukul 1 malam saya bersama suami saya mencari klinik yang masih buka, ketemulah klinik kadir di mangun jaya, sesampai di sana saya dibantu dokter jaga di klinik kadir, lalu oleh dokter dibantu dan saat itu kondisi saya sudah sangat lemah dan pucat, dokter jaga langsung USG saya namun dokter memberi tahu bahwa klinik kami ada alat USG tapi tidak sebagus di Palembang tapi tetap kami bantu, dan hasilnya ditemukan ada batu empedunya,dan dokter menyarankan agar berobat ke palembang,pungkasnya

Dwi Marsilvia selaku Humas RSUD Sekayu saat dikonfirmasi pada Selasa 16 April 2024 menjelaskan,
“benar pasien an.Rita Amelia tersebut datang ke RSUD, datang IGD pada tanggal 30 maret 2024 pukul 23.52 wib. dengan keluhan nyeri perut kanan atas menjalar kepinggang kanan sejak seminggu yang lalu,kondisi pasien tersebut secara medis masih ambang batas normal dan bukan kategori gawat darurat. tapi tetap dilakukan layanan Kesehatan dengan diberi obat dan pasien observasi terlebih dahulu. kemudian pasien merasa enakan lalu rawat jalan dan disarankan control ke poli bedah. pasien diberi surat kontrol dengan,jelasnya.

Post by Subagio

-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *