HUMBAHAS – Straightnews.id // Sempat Viral di media sosial facebook, atau grup publik Kabar-kabari Humbang Hasundutan, terkait Jembatan yang baru selesai dibangun di beberapa minggu yang lalu, kini telah Amblas di kedua ujung Jembatan, hingga samasekali tidak bisa di lalui warga masyarakat .
Pembangunan Jembatan itu telah menjadi sorotan, apalagi terlebih untuk warga Kecamatan Onan Ganjang, kabupaten Humbahas. Hal itu terbukti dari setiap komentar masyarakat dalam setiap postingan, dan juga cenderung lebih banyak memberikan komentar kritikan pedas, terkait tidak bermutunya bangunan Jembatan yang masih seumur jagung tersebut.
Seperti di ungkapkan Inisial ZM, salah satu warga sekitaran bangunan Jembatan tersebut. Ia mengatakan bahwa jarak antara Jembatan itu dengan rumahnya tidaklah jauh, tempat itu di sungai Aek Sipoti, jalan penghubung Desa Batu Nagodang Siatas dan desa Sampetua, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan. “sebut Warga Ogan tersebut.
Kepada media, Warga inisial ZM itu menuturkan pada Kamis (05/02/2026). Ia sudah menyoroti hal Konstruksi dari awal, pembangunan Jembatan itu, sebab menurut yang dia saksikan bahwa jembatan itu di buat tidak berdasarkan pembangunan yang matang, karna pondasinya hanyalah hasil timbunan tanah, bahkan pemasangan sayap pun tidak dilakukan.
“Hendaknya bangunan diduga asal jadi tersebut tidak dibangun, sebab tidak direncanakan dengan matang, sehingga selain buang-buang Anggaran yang berdasar dari uang Rakyat, bangunan itu juga berpotensi umurnya tidak panjang, mending lebih baik menunggu anggaran pembuatan Jembatan yang permanen, daripa harus buru-buru, seperti kenyataan saat ini. Walapun sudah diperbaiki lagi, namun yang saya lihat itu tidak lama, pasti akan terbawa arus Sungai Lagi”, ucap ZM.
Dengan adanya pembangunan Jembatan yang diduga asal jadi tersebut, Media Soroti berbagai hal yang sangat Fundamental dalam rangkaian pembuatan Jembatan, apalagi sebagai jalan penghubung yang di gunakan sehari-hari, hal tersebut penting di perhatikan oleh setiap kontraktor yang akan membuat sebuah bangunan, apalagi dengan bangunan jembatan yang nantinya akan lebih banyak mengalami tantangan dari Alam.
Salah satu warga Kecamatan Onan Ganjang inisial ZM itu juga menyampaikan kritikan pedas kepada Pemeritah Kabupaten Humbahas, agar menunjuk Kontraktor (Pengembang) tidak sembarangan, harusnya Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan menunjuk rekanan yang telah biasa menangani pembangunan Jembatan. “Ungkap ZM.
Lanjut, setelah Viral di media sosial atas putusnya jembatan penghubung di atas Aek Sipoti tersebut. Berbagai media pun bergerak mencari Narasumber, yang memang benar-benar menyaksikan sesuai fakta, terkait pembangunan jembatan itu mulai sedari awal.
Setelah berbagai tahapan penelusuran, akhirnya seorang warga yang tidak jauh dari jembatan itu, yang juga asli penduduk Batu Nagodang Siatas dan Desa Sampetua tersebut, menyampaikan kata-kata kritikan pedas, terlebih kepada Pemkab Humbahas.
Selain itu, ZM juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Humbahas, sebagai pemegang peran, si pengambil keputusan dipemerintahan Kabupaten, Bupati dalam hal ini, hendaknya memikirkan bangunan Jembatan yang permanen.
“Karna ini jalan Akses keluar masuk Satu-Satunya dari Batu Nagodang Siatas, seharusnya Pemerintah buat jembatan permanen, lanjutnya, seharusnya juga Aspal sudah harus dibuatkan ke desa tersebut, “Ungkap Warga Inisial ZM tersebut.
ZM juga menambahkan Informasi terbaru, terkait tindak lanjut penanganan jembatan tersebut. Ketika ditanyakan oleh media kembali pada Kamis, Pkl 11.29 WIB, (05/02),
“Sudah dilakukan perbaikan Lae, namun hanya dengan penimbunan tanah, kalau terkait masalah Coran Semen untuk memperkuat Pondasi dan atau juga pemasangan Sayap, upaya itu belum ada kulihat dilakukan Pemkab laeku”, ungkap Warga kepada media. (MS)
-












