Nasib Nahas Karyawati Palembang: Pulang Kerja, Motor Langsung Hilang Dicuri di Depan Rumah Kos
PALEMBANG – STRAIGHTNEWS.ID Nasib nahas dialami Fitri Handayani (25), seorang karyawati yang tinggal di rumah kos milik almarhum Saipul di Jalan Gotong Royong, Lorong Sejahtera, Kelurahan Demang Lebar Daun,Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026, sekitar pukul 18.30 WIB. Sebelumnya, korban baru pulang bekerja sekitar pukul 18.20 WIB dan memarkirkan sepeda motor Honda Beat warna biru-abu dengan nomor polisi BG 4994 APK di depan rumah kos.
Usai memarkirkan kendaraannya, korban kemudian berjalan menuju rumah ibu angkatnya yang berada tidak jauh dari lokasi kos. Namun, saat kembali beberapa menit kemudian, korban terkejut mendapati sepeda motor yang menjadi alat transportasi sehari-harinya untuk bekerja telah hilang diduga dibawa kabur pelaku pencurian.
Korban sempat menanyakan kepada sejumlah warga sekitar apakah ada yang melihat pelaku membawa kabur motornya. Namun, tidak ada saksi yang mengetahui ataupun melihat aksi pencurian tersebut.
Atas kejadian itu, pada Jumat, 10 Juli 2026, korban melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polsek Ilir Barat I, Polrestabes Palembang. Laporan polisi tercatat dengan nomor LP/B/329/VII/SPKT/Polsek IB I/Polrestabes Palembang.
Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.
Korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan menemukan kembali sepeda motor miliknya yang digunakan sebagai sarana transportasi untuk bekerja setiap hari.
Sementara itu, saat awak media berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, yang bersangkutan tidak berada di tempat.
Awak media kemudian diterima oleh petugas piket SPKT
yang menyampaikan bahwa Kapolsek sedang tidak berada di kantor.
“Bapak Kapolsek sedang tidak ada di tempat. Sebaiknya hari Senin saja datang kembali agar bisa bertemu langsung untuk konfirmasi,” ujar petugas piket SPKT.
(*0ne
-











