Pembinaan Olahraga Banyuasin Mati Suri? Syamsul Efendi: Jangan KONI-nya yang Mati Suri

Pembinaan Olahraga Banyuasin Mati Suri? Syamsul Efendi: Jangan KONI-nya yang Mati Suri

BANYUASIN – STRAIGHTNEWS.ID  Pembinaan olahraga di Kabupaten Banyuasin mendapat sorotan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan di Musi Rawas.

Di tengah persiapan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, Syamsul Efendi, Wakil Ketua KONI Banyuasin sekaligus Wakil Ketua IPSI Sumatera Selatan, mengaku prihatin terhadap kondisi pembinaan olahraga di Banyuasin yang dinilainya belum menunjukkan geliat maksimal.

Menurut Syamsul, kondisi tersebut bahkan terkesan seperti “mati suri”.

“Pembinaan olahraga di Banyuasin ini terkesan mati suri. Jangan sampai yang mati suri itu KONI-nya. Yang harus kita khawatirkan adalah pembinaan olahraganya,” tegas Syamsul.

Wakil Ketua Mengaku Tak Pernah Diajak Urun Rembuk

Sorotan Syamsul tidak hanya menyangkut aktivitas pembinaan olahraga, tetapi juga persoalan komunikasi dan koordinasi internal di tubuh KONI Banyuasin.

Sebagai Wakil Ketua KONI bidang organisasi, Syamsul mengaku hingga kini dirinya tidak pernah diajak untuk urun rembuk atau dilibatkan dalam pembahasan mengenai program dan arah KONI Banyuasin ke depan.

“Saya selaku Wakil Ketua KONI bidang organisasi merasa tidak pernah diajak urun rembuk untuk membahas program KONI ke depannya. Ini yang menjadi keprihatinan saya,” ujar Syamsul.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarunsur kepengurusan sangat penting dalam menjalankan organisasi olahraga. Setiap program, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan atlet dan cabang olahraga, semestinya dibahas secara bersama agar memiliki arah dan target yang jelas.

“Kalau kita ingin meningkatkan prestasi, tentu harus ada program yang jelas. Pengurus harus duduk bersama, membahas apa yang akan dilakukan dan bagaimana pembinaan atlet ke depan,” katanya.

Porprov Semakin Dekat, Pembinaan Jangan Mendadak

Syamsul menilai persoalan tersebut perlu segera mendapat perhatian, mengingat pelaksanaan Porprov Sumatera Selatan di Musi Rawas semakin dekat.

Menurutnya, prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan. Atlet membutuhkan proses pembinaan, latihan, pendampingan, serta dukungan yang terencana dan berkelanjutan.

“Saya sebagai Wakil Ketua KONI Banyuasin merasa prihatin. Porprov Insyaallah di Musi Rawas tidak lama lagi dilaksanakan. Bagaimana kita ingin meningkatkan prestasi dan mengangkat nama baik Kabupaten Banyuasin ketika olahraganya tidak dibina dengan baik?” ujarnya.

Ia mengingatkan agar pembinaan olahraga tidak hanya bergerak ketika momentum Porprov sudah di depan mata.

“Olahraga itu tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Kalau ingin berprestasi, pembinaan harus dilakukan terus-menerus. Jangan ketika Porprov sudah dekat baru kita sibuk mempersiapkan atlet,” tegasnya.

Syamsul: Kritik untuk Kemajuan Olahraga Banyuasin

Syamsul menegaskan, kritik yang disampaikannya bukan untuk menjatuhkan pihak tertentu. Menurutnya, kritik tersebut merupakan bentuk keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap masa depan olahraga Banyuasin.

“Saya menyampaikan ini karena prihatin. Saya ingin KONI Banyuasin bergerak dan pembinaan olahraga kembali aktif. Kita punya atlet dan potensi olahraga yang harus diperhatikan,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh unsur pengurus KONI Banyuasin dapat segera duduk bersama untuk membahas program organisasi secara terbuka dan terarah.

Menurut Syamsul, yang perlu menjadi perhatian bukan sekadar keberadaan organisasi, tetapi bagaimana KONI menjalankan fungsi pembinaan sehingga atlet-atlet Banyuasin mampu meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama daerah.

“Yang kita inginkan bukan sekadar ramai saat Porprov. Kita ingin olahraga Banyuasin benar-benar dibina, atletnya diperhatikan, cabang olahraganya hidup dan prestasinya meningkat,” katanya.

Syamsul berharap KONI Banyuasin segera melakukan evaluasi internal, memperkuat komunikasi antarpengurus, serta menyusun langkah konkret menghadapi Porprov di Musi Rawas.

Sebab, menurutnya, keberhasilan olahraga Banyuasin bukan hanya persoalan medali, tetapi juga menyangkut nama baik dan prestasi Kabupaten Banyuasin di tingkat Sumatera Selatan.

Upaya Konfirmasi

Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, Straightnews.id telah berupaya menghubungi Sekretaris Umum (Sekum) KONI Banyuasin melalui pesan WhatsApp guna meminta tanggapan terkait pernyataan Syamsul Efendi, khususnya mengenai aktivitas KONI, program pembinaan olahraga, komunikasi internal kepengurusan, serta persiapan menghadapi Porprov di Musi Rawas.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, pesan yang disampaikan belum mendapatkan jawaban.

(*One

-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *