Kebakaran Lahan di Rimau Sungsang, Sekitar 33 Hektare Kebun Warga Dilalap Api.

Kebakaran Lahan di Rimau Sungsang, Sekitar 33 Hektare Kebun Warga Dilalap Api.

BANYUASIN — SN — Kebakaran lahan terjadi di Desa Rimau Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (12/10/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan lahan perkebunan milik sejumlah warga dengan luas diperkirakan mencapai 33 hektare.

Berdasarkan keterangan beberapa warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan, kebakaran diduga bermula ketika seorang pria berinisial Rs (28), warga Selat Penuguan, membakar kayu di lahan miliknya seluas sekitar 2 hektare.

Namun, api kemudian merambat ke lahan perkebunan milik warga lainnya di kawasan Sekunder 12, 13, dan 14, Desa Rimau Sungsang.

“Awalnya Rs membakar kayu di lahannya. Namun, api kemudian merambat ke lahan kebun warga Rimau Sungsang, di antaranya milik Pak Tolah, Mus, Bu Haji Alan, Pak Salehe, Nawi, Parlan,” ujar warga tersebut.

Menurut keterangan warga, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Warga yang mengetahui kejadian itu segera mendatangi lokasi untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Upaya pemadaman berlangsung selama kurang lebih empat jam. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB.

“Warga mendatangi lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dengan membawa alat seadanya untuk memadamkan api. Kami berupaya agar api tidak semakin meluas, dan sekitar pukul 17.00 WIB api baru padam,” ungkapnya.

Warga tersebut juga menyebutkan bahwa sekitar pukul 16.00 WIB, terlihat helikopter berada di sekitar kawasan kebakaran.

“Ada helikopter sekitar pukul 16.00 WIB. Mungkin karena di desa kami sedang terjadi kebakaran lahan,” tambahnya.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai penyebab pasti kebakaran, total kerugian yang dialami para pemilik kebun, serta ada atau tidaknya upaya pemadaman melalui helikopter tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.

Rs saat dikonfirmasi awak media melalui WA untuk keberimbangan berita (cover both side) pada Senin (13/10) belum memberikan tanggapan dan keterangan kepada media ini,Rs diduga tidak berada dirumah setelah kejadian hingga sekarang.

Redaksi juga belum memperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kejadian tersebut. Informasi lebih lanjut diharapkan dapat diperoleh dari pemerintah desa, aparat kepolisian, serta instansi yang menangani kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banyuasin.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena api dapat merambat ke kebun milik warga lain dan menimbulkan kerugian yang lebih luas.(*)

-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *